TEROPONG – Politisi sekaligus anggota DPRD kutim dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Ramadhani meminta agar pemberdayaan kontraktor lokal dalam pembangunan di Kutim terus di optimalkan.

 

Ketua Komisi C DPRD Kutim tersebut meyakini bahwa skill kontraktor lokal yang dimiliki oleh Kutim tidak kalah dari kontraktor luar daerah yang kini juga banyak bergentayangan di Kutim.

Terlebih, menurutnya dengan meningkatkan pemberdayaan kontraktor lokal, pemerintah daerah juga dapat diasumsikan membantu menyerap dan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat lokal yang tidak mempunyai skill untuk bekerja di perusahaan seperti warga lainnya.

“Ini menjadi catatan, jangan meremehkan kemampuan orang (kontraktor) lokal. Kita mampu,” jelas Ramadhani saat ditemui di ruang kerjanya, Jum’at (24/09/2021).

Lebih lanjut, dirinya juga menyampaikan bahwa dari hasil pengamatannya di beberapa proyek pembangunan baik yang dikerjakan oleh kontraktor lokal maupun luar daerah. Dirinya mendapati bahwa kualitas pekerjaan yang dihasilkan setara.

Bahkan, lanjutnya di beberapa proyek pembangunan ditemukan inkonsistensi kontraktor dari luar daerah dalam melaksanakan pekerjaan yang diberikan.

“Pembangunan Jembatan Sangatta Lama, yang menghubungkan antara Kecamatan Sangatta Utara dan Selatan yang dipegang oleh kontraktor lokal selesai 100 persen. Sedangkan yang dikerjakan oleh kontraktor luar Kutim justru tidak selesai, contohnya pembangunan masjid di Sangatta Selatan,”jelasnya !.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here