TEROPONG – Pengecekan ulang belum dilaksanakan oleh DPRD Kutim pasca hearing dan sidak terkait isu banyaknya TKA yang diduga ilegal masuk menjadi tenaga kerja di PT. Kobexindo Cement.

Meskipun sebelumnya pihak DPRD kutim sempat mengantongi data dari pihak imigrasi terkait TKA yang masuk di Kutim dan bekerja di perusahaan semen tersebut.

“Terkait TKA ilegal kami belum cek ulang di lapangan, karena pada saat sidak sebelumnya, kami tidak menemukan tenaga kerja yang dimaksud di lokasi “ujar Basti Sanggalangi. Anggota Dewan dari Partai Amanat Nasional yang selalu fokus dan vokal apabila berkenaan dengan penyerapan tenaga kerja lokal saat dikonfirmasi melalui ponsel pribadinya. Minggu (19/09/2021)

Basti juga menyampaikan bahwa dari data yang didapat sebelumnya, diketahui bahwa TKA yang bekerja di Kobexindo mengantongi visa kerja di Kota Jember, Jawa Timur, bukan untuk di Kutim.

Lebih lanjut, anggota Dewan yang juga merupakan Ketua Forum RT Kecamatan Sangatta Utara tersebut juga menyampaikan bahwa DPRD akan kembali melakukan sidak terkait hal tersebut dengan berkoordinasi terlebih dahulu dengan unsur pimpinan di DPRD Kutim.

“Info dari masyarakat jumlah TKA semakin bertambah, jika memang benar akan kami sidak,”tegasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here