TEROPONG – Anggota DPRD Kutim Basti Sanggalangi mengakui bahwa pasca sidak beberapa watu lalu di PT. Kobexindo, hingga saat ini pihak DPRD kutim belun mendapatkan informasi lebih lanjut terkait keseluruhan izin yang sudah ataupun belum dipenuhi oleh perusahaan semen tersebut.

Dirinya juga menyebutkan bahwa dalam hearing yang dilakukan beberapa waktu lalu juga diketahui bahwa ada beberapa izin perusahaan tersebut yang masih dalam tahap proses.

“Kami masih belum tahu tindak lanjutnya, dalam hearing beberapa waktu lalu itu, kami fokuskan untuk mempertanyakan terkait Amdal, izin alat berat dan juga masalah tenaga kerja, ada memang izin perusahaan tersebut yang masih dalam tahap proses, “terangnya, Minggu (19/09/2021)

Politisi Partai Amanat Nasional tersebut juga menyampaikan bahwa dirinya akan terus fokus terhadap permasalahan tenaga kerja lokal di perusahaan tersebut.

“Jangan sampai masyarakat lokal hanya jadi penonton saja, oleh karena itu, saya akan fokus untuk mengawal terkait permadalahan tenaga kerja,”imbuhnya.

Lebih lanjut, Basti juga menegaskan bahwa saat ini DPRD tengah menggodok Perda terkait ketenagakerjaan sebagai payung hukum bagi pekerja lokal. Dalam Perda ini juga diatur bagaimana perusahaan melakukan penerimaan tenaga kerja.

Perda ketenagakerjaan ini menganut kearifan lokal yg mana juga sdh diatur di UU Cipta kerja. Saya sebagai Ketua Pansus Perda Ketenaga kerjaan berharap agar perusahaan nantinya menjalankan Perda ini setelah disyahkan dan di sosialisasikan kepada perusahaan, jika perusahaan mengabaikan maka akan ada sangsi tegas dalam perda ini yaitu mencabut izin operasionalnya,”jelasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here